Contact Info: sales.qistina@gmail.com

SEMUA HARGA BOLEH DI RUNDINGKAN ......

HATI SEBENING MATA AIR



Hati Sebening Mata Air

Penulis: Amru Khalid
Ukuran: 15 x 23 cm ; 264 hal
Harga: RM34.00
Harga Special: RM25.90/unit


Hati adalah raja. Seluruh organ tubuh lainnya, bak pasukan yang patuh dan setia menanti titahnya. Ke mana organ tubuh hendak bergerak, dapat ditebak dari bagaimana kondisi hati. Dengan fitrah yang dimilikinya, manusia menginginkan hati yang sehat (qalbun salim). Suatu kondisi hati yang membuatnya mampu menembus pintu langit dan terbebas dari noktah-noktah kemaksiatan. Itulah istimewanya hati.

Masalahnya, bagaimana mencapai kondisi hati seperti itu? Terlebih, ritme kehidupan yang kita jalani sehari-hari kurang memberi porsi seimbang untuk merawat hati. Di saat yang sama, setan selalu berusaha membenamkannya ke dalam lumpur kemaksiatan sedalam-dalamnya. Dus, sulitkah memiliki hati yang sehat?

Karenanya, berbagai kajian pun digelar, acara-acara dilaksanakan baik secara langsung, maupun melalui media cetak dan elektronik. Kita pun mengenal adanya genre kajian yang mencoba berspesialisasi pada masalah hati, yang kian hari jumlahnya semakin bertambah bak cendawan di musim hujan. Di sana ada kajian Manajemen Qalbu, ada ESQ Training, Tombo Ati sampai dengan klub-klub meditasi.

Tapi secara jelas, Islam memberikan porsi yang cukup besar dalam masalah, merawat, membersihkan dan mengelola kondisi hati.
Hadir dengan refleksi-refleksi menyejukkan khasnya, Amru Khalid, sang penulis mencoba menepis anggapan sulitnya menjaga kondisi hati. Istimewanya, selain di dukung oleh beragam dalil baik dari Al-Qur’an maupun Sunnah Nabi, buku ini mendudukkan diri sebagai penasehat yang bijaksana. Sapaan dan renungan yang disampaikan menggambarkan betapa Penulis sangat memahami kondisi kita hari ini yang belepotan maksiat. Ia tak menuntut perubahan yang diametral dan dramatis. Sebaliknya, justru menawarkan tips-tips yang memudahkan kita untuk memperbaiki kondisi hati secara bertahap.

Kekuatan buku ini selain pada metode diatas, juga didukung penguasaan penulis yang sempurna terhadap dalil dan kemampuan menjelaskannya dengan bahasa yang ringan, menggelitik, namun tepat sasaran, menjadikan buku ini bertabur hal-hal yang baru dan menakjubkan. Seperti ketika menguraikan Asma’ul Husna, yang ternyata menjadi bukti kecintaan Allah terhadap hamba-hamba-Nya. Bagaimana alurnya? Mari kita simak bersama!